Nonton
Ini beberapa film saya yang saya sukai. Saya sangat suka film-film beraliran historikal, kepahlawanan dan komedi. Mungkin karena aliran-aliran ini yang pertama kali saya kenal. Sejak kecil tontonan saya adalah film-film mandarin yang dibintangi Bruce Lee, Choi Yun Fat, Andy Lau, Jet Li, ato Jacky Chan. Jadi, sejak kecil saya sudah tahu jurus mabuk. Kekeke. Saya suka hampir semua film Mandarin yang mereka bintangi. Hmmm.
Oya, mohon maaf jika tampilan pada halaman ini ga beres. Ini efek dari ganti template. Ribeut aja ngatur-ngatur postingan tiap ganti template.

- edengallery.wordpress.com
Three Kingdoms adalah drama sejarah Cina dengan 84 eposide (versi 2010), diangkat dari novel berjudul Romance of Three Kingdoms (baca online di sini). Well, saya lebih memilih nonton daripada disuruh membaca novelnya yang terdiri dari 4 volume (120 chapters).
Bercerita tentang 3 kerajaan yang lahir di masa chaos (runtuhnya dinasti Han yang telah berkuasa selama 400 tahun di Cina) dan perebutan kekuasaan antara 3 kerajaan tersebut. Dua tokoh utama yang awalnya berteman, namun akhirnya bermusuhan adalah Cao Cao, tokoh antagonis, berkarakter kuat namun cenderung menggunakan kekerasan dan senjata, dan musuh terbesarnya adalah Liu Bei yang juga berkarakter kuat yaitu bijak, adil dan sabar.
Ada banyak pelajaran manajemen sumberdaya, strategi perang, memenangkan pasar (dalam mencari sekutu) dan sebagainya.
Dari segi isi, drama ini menggeser posisi Queen of Seon Deok yang jadi favorit saya.

- vetrizaaa.blogspot.com
Film ini diangkat dari manga berjudul sama. Jalan ceritanya biasa saja seperti kebanyakan manga. Nodame adalah seorang gadis jorok dengan bakat bermain piono. Berasal dari keluarga nelayan sederhana. Cita-citanya sederhana: ingin menjadi guru piano di taman kanak-kanak (TK) padahal dia bisa lebih dari itu. menjadi seorang pianis profesional misalnya. Hingga pada suatu ketika dia jatuh cinta dengan kakak tingkatnya di universitas, Chiaki yang berambisi menjadi konduktor sebuah orkestra. Berasal dari keluarga kaya dan rapi jali. Nodame banyak nebeng makan dengan Chiaki. Chiaki mendapat beasiswa melanjutkan kuliah di Paris. Nodame pun beruntung mendapat rekomendasi salah satu juri sebuah kompetisi piano asal Paris. Akhirnya mereka berdua berangkat ke Paris. Kehidupan di Paris mulai diceritakan pada Nodame Cantabile Special dan selanjutnya. Happy ending, deh. Chiaki berhasil menjadi seorang konduktor dan Nodame berhasil tampil dalam suatu konser.
Yang pasti, film ini memberi pengetahuan tentang musik klasik, tokoh-tokoh dan aliran musik klasik. Tidak membosankan karena genrenya komedi, musik-musik klasik yang dimainkan dan setting Paris yang indah.
- Nodame Cantabile, serial televisi, 2006
- Nodame Cantabile Special, serial televisi, 2008
- Nodane Cantabile The Movie 1, layar lebar, 2009
- Nodane Cantabile The Movie 2, layar lebar, 2010
Drama sejarah korea ini bercerita tentang Ratu pertama di Korea yang bernama Deokman dan mendapat gelar Seondeok (kebajikan-kebenaran). Saya sangat suka drama ini. Selain sejarahnya, tokoh-tokoh yang ada dalam drama ini memiliki karakter masing-masing yang kuat. Akting pemeran antagonis utamanya yang luar biasa yaitu musuh utama Ratu bernama Mishil. Mishil adalah selir beberapa raja sebelumnya yang berhasrat menjadi permaisuri. Aktingnya luar biasa. Hanya dengan gerakan kecil di wajahnya, penonton bisa tahu apakah dia sedang tersenyum, menyeringai atau marah.
Hebatnya lagi, drama ini memberikan alur yang tidak membosankan. Ketika penonton sudah bisa memahami dan mengikuti alurnya, tiba-tiba dikejutkan dengan alur yang tidak sesuai prediksi. Ceritanya juga kompleks. Hampir setiap tokoh yang terlibat dalam cerita ini memiliki kisah yang diangkat walau hanya sedikit. Tidak seperti film/drama umumnya yang hanya menjadikan peran pembantu hanya sebagai pelengkap penderita peran utama (ini terjadi pada drama Dong Yi). Menurut saya, drama ini pun dapat melibatkan perasaan penonton. Saya bisa merasakan ketegangan ketika kerajaan akan perang melawan pemberontak yang dipimpin calon suami Ratu. Juga rasa cinta dan penyesalan yang mendalam dari calon suami Ratu.
Menurut saya, secara keseluruhan drama ini lebih bagus dibandingkan dengan drama historikal Jewel in the Palace/Dae Jang Geum maupun Dong Yi.
Bercerita tentang 3 orang sahabat yang kuliah pada suatu universitas teknik. Tokoh utama adalah seorang yang sangat cinta dengan dunia teknik (engineering), 1 orang cinta dengan teknik juga namun karena banyak masalah psikologis yang dia hadapi hingga membuatnya mendapat peringkat ke-2 terbawah pada angkatannya dan yang terakhir adalah mahasiswa yang mengambil kuliah teknik karena desakan orang tua, padahal dia sendiri sangat menyukai dan menguasai bidang fotografi. Al hasil, dia mendapat peringkat nilai terbawah seangkatannya.
Film India ini dikemas dalam bentuk komedi, menghibur tapi juga mendidik. Yang penting, tidak terlalu banyak nyanyi. Walau tetap ada nyanyi sambil ujan-ujanan. Yay!
Yang diangkat dari film ini adalah:
- kuliah tidak bertujuan untuk mendapat gelar atau sekedar selembar ijazah.
- kuliah tidak sekedar menghapal materi atau text book melainkan memahami dan menguasai materi yang didapat.
- memilih jurusan adalah berdasarkan kehendak sendiri, apa yang kita sukai. bukan karena kehendak orang lain apalagi sekedar ikut-ikutan karena jurusan tersebut dinilai prestis (tinggi).
- pengajar harus mamahami perilaku dan kecerdasan masing-masing peserta didiknya karena terkadang ketika ada peserta didik yang bersikap di luar kebiasaan dianggap salah.
Film ini berdasarkan kisah nyata. Seorang ibu yang mengadopsi seorang siswa SMU kulit hitam. Seorang wanita yang tegar dan berprinsip. Catatan saya dari film ini antara lain:
- menolong tidak perlu memandang perbedaan RAS.
- memperhatikan kekurangan dan kelebihan anak. Berusaha meningkatkan kekurangannya dan mengoptimalkan kelebihannya.
- tidak membedakan perlakuan terhadap anak, walau pun statusnya anak adopsi.
- kerjasama dan keharmonisan antar anggota keluarga.
Drama Jepang ini sebenarnya berusaha untuk mengenalkan pengetahuan tentang otak (neuroscince). Seorang ilmuwan yang bergabung dengan National Research Institute of Police Science, suatu lembaga penelitian milik kepolisian Jepang. jika ada kasus maka kepolisian akan melibatkan orang-orang lembaga penelitian untuk memecahkan kasus.
Yang menarik lewat film ini bisa tahu kemajuan ilmu dan teknologi dan pemanfaatannya bagi kepolisian, tahu beberapa cara kerja otak. Sayangnya drama ini menggunakan contoh-contoh kasus yang tidak jauh-jauh dari pembunuhan dan adegan ‘agak ngerinya’ dimasukan
jadi kurang menikmati.
Drama Jepang ini berkisah tentang seorang profesor fisika di Jepang yang membantu salah seorang detektif dari kepolisian dalam memecahkan kasus-kasus yang dihadapinya.
Udah bisa ditebak, kita dapat belajar beberapa ilmu fisika di film ini. Yang lucu itu sikap sang profesor yang lebay. Ketika dia menemukan jawaban atas suatu kasus, dia langsung mencorat-coret rumus-rumus fisika di mana pun. Di tembok, jalan beraspal, dan lain-lain. Cukup menghibur dan menambah wawasan. Recomended, deh
Seorang penuntut umum dari suatu tempat terpencil yang dipindahkan ke kejaksaan negeri Tokyo. Jaksa tersebut penampilannya apa adanya, akan memperjuangkan apa yang diyakininya dan melakukan penyelidikan terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk melakukan tuntutan. Dikemas dalam bentuk komedi. I like it so much
Ini dia film yang ga bakal bosen saya tonton. Kucing gendut pemalas, nge-bossy banget, cerdik, dan egois. Dia sebel banget dengan si Odie, anjing yang baru tinggal serumah dengannya dan mampu mencuri perhatian tuan mereka. Garfield merasa disingkirkan.
Biar gendut, nih kucing jago nari. Pake acara jumpalitan lagi, dan pastinya mamerin perutnya yang gendut. Saya suka baik yang Garfield: The Movie maupun Garfield: Tail of Two Kitties.
Drama ini menceritakan beberapa strategi belajar yang menyenangkan dan strategi untuk menembus ujian masuk Universitas Tokyo, universitas terfavorit di Jepang. Versi Koreanya berjudul God of Study diliris tahun 2010 ini.





assalamualaikum mb tika…
wah2… hobi nonton juga ya mbak, lumayan juga list filmnya, tak kira cuma hobi baca buku aja.. hehe..
wa’alaikumsalam wr wb. he… iya nih. berawal seneng nonton anime dan kartun. Melebarkan sayap deh… masih pilih-pilih juga film yang mau ditonton. ada rekomendasi film apa yang perlu saya tonton?
assalam alaikum. lama tak jumpa kak tika, list filmnya hampir sama dengan fav.ku … aq tambahin deh… (Taken 2008)
w’alaikummussalam wr wb. eeeeh, ada tahani. iya nih, uda lama. padahal kita sama-sama uda lama di pulau Jawa ya. oke deh. nanti tak searching film itu :p
ah, saya suka “a beautifull mind” dan “the terminal”.. senengnya ketemu sesama sufi *suka film
ih, belum kesampean nonton ‘beautiful mind’. pengen bgt, ttg mantan militer yg jadi guru, ya kan? Film jadul sih. Uda coba donlot, gagal mulu. heuuu.
Umm, ‘the terminal’ itu, orang yang kejebak di stasiun karena ga punya uang bukan? lumayan seru. hebatnya kok nggak stress ya tuh orang, malah bisa berkreasi
eh, salah. oh, iya! iya! Yang mantan militer jadi guru itu judulnya “dangerous mind” :p
film yang saya sangat ingin tonton itu judulnya “Rain Man”. Film ini tentang 2 orang sahabat yang sama2 punya kelebihan. Yang satu kecerdasan logis matematisnya luar biasa, bisa menghitung angka 8 digit tanpa kesulitan. Sedangkan yang satunya punya kecerdasan natural yang mengagumkan. Dia sangat sensitif dengan perubahan lingkungannya. Ini contoh dari beberapa kecerdasan majemuk yang dilontarkan Prof. Howard Gardner.
Film jadul banget tahun ’89-an yg main Tom Cruise. Coba nyari ga dapet, Googling juga nihil.
wah, semua judul di atas baru 3 idiot yang dwi tonton. yang lainnya baru denger. maklum bukan *sufi :p. tapi kayaknya seru juga yah..
Itu belum diedit, Jeng. Masih ada tambahan lagi. Qiqiqi
teh, duluan sy yg bikin blog. tapi kemajuannya luar biasa melebihi diriku. barakallah…msh suka film yah? dari jaman kosan. hehee….klo msh bareng pengen nebeng nonton
. Nonton yg JUMONG aja tuh teh. Klo dah nonton Seondeok, Dong Yi. Ditambah nonton JUMONG bikin kita jd tambah paham sejarah kerajaan korea. Dr kerajaan pertama Gojoseon
Kumaha damang? Kebetulan emang hobi nulis Teh. Daripada dipikirin sendiri, mending dibagi2 biar yang laen ikut mikir. Hihihi.
Teteup. Apalagi mudah dapet yg up to date di kampus
Jumong blm nontong euy. Ntar deh tak coba nyari.
alhamdlh….gk ah sy gk ikut mikir
klo gk ada filmnya baca aja sinopsisnya. total ada 81 episode. bikin klenger…..
Lumayan ya. Tapi masih kalah dengan 3 kingdoms. Teh Yom baca deh. Ini mantap bangets untuk belajar pengelolaan SDM
http://tikamaliyana.wordpress.com/2011/03/14/three-kingdoms/