Mengapa Orang Yahudi Pintar? (2)

 Belajar Bekam Gratis dalam Rangka Gerakan 1 Keluarga 1 Tenaga Bekam

Sabili Edisi No. 16 Th XVI 26 Februari 2009/1 Rabiul Awal 1430H
Oleh: Eman Mulyatman


Kesimpulan pada teori Stephen adalah melahirkan anak dan keturunan yang cerdas adalah keharusan. Tentunya bukan perkara yang bisa diselesaikan semalaman. Perlu proses, melewati beberapa generasi mungkin?Kabar lain tentang bagaimana pendidikan anak adalah dari saudara kitadi Palestina. Mengapa Israel mengincar anak-anak Palestina? Terjawab sudah mengapa agresi Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza. Seperti yang kita ketahui, setelah lewat dua minggu, jumlah korban tewas akibat Holocaust itu sudah mencapai lebih dari 900 orang. Hampir setengah darinya adalah anak-anak. Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka. Sebulan lalu, seusai Ramadhan 1429 Hijriah, Ismail Haniya, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah hafidz al-Qur’an. Anak-anak yang sudah hafal 30 juz al-Qur’an ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi.

“Jika dalam seusia muda itu mereka sudah menguasai al-Qur’an, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?” demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi. Tidak heran jika anak Palestina menjadi para penghapal al-Qur’an. Kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan al-Qur’an. Tak ada yang main playstation atau game. Namun kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghapal yang masih begitu belia. Kini, karena ketakutan sang penjajah, sekitar 500 bocah penghapal al-Qur’an itu telah syahid. Perang panjang dengan Yahudi akan berlanjut entah sampai berapa generasi lagi. Ini cuma masalah giliran. Sekarang Palestina dan besok bisa jadi Indonesia.

Ambil contoh tetangga kita yang terdekat, Singapura. Contoh yang penulis ambil sederhana saja, rokok. Benarkah merokok dapat melahirkan generasi “goblok”? Kata goblok diambil bukan dari penulis, tapi kata itu dari Stephen Carr Leon sendiri. Dia sudah menemui beberapa bukti yang menyokong teori ini. “Lihat saja Indonesia,” katanya seperti dalam tulisan itu. “Jika Anda ke Jakarta, dimana saja Anda berada; dari restoran, teater, kebun bunga hingga ke museum, hidung Anda akan segera mencium asap rokok! Dan harga rokok? Cuma 70 sen dolar! Hasilnya! Dengan penduduk berjumlah jutaan orang, ada berapa banyakkah universitas? Hasil apakah yang dapat dibanggakan? Teknologi? Jauh sekali. Adakah mereka dapat berbahasa selain dari bahasa mereka sendiri? Mengapa mereka begitu sukar sekali menguasai bahasa Inggris? Di tangga berapakah kedudukan mereka di pertandingan matematika sedunia? Adakah ini bukan akibat merokok? Anda pikirlah sendiri?”(end)

Belajar Bekam Gratis dalam Rangka Gerakan 1 Keluarga 1 Tenaga Bekam

10 thoughts on “Mengapa Orang Yahudi Pintar? (2)

  1. Pingback: Beberapa abad ini mengapa yahudi menguasai dunia? « Universal of Kediri

  2. yang aneh lagi, nabi2 di dalam kitab suci adalah orang israel. Saya pikir, kitalah nanti yang akan dikutuk Tuhan kalau membenci orang israel itu, karena nabi2 datang dari sana.Dan nabi isa juga dari israel dan sedang kita tunggu kedatangannya untuk menjadi hakim pd hr kiamat. Dan nabi isa itu sedang berada di surga sekarang.Wah saya yakin kenapa negeri kita ini gak pernah bisa menjadi lebih baik, karena kita membenci israel itu. karena dalam sebuah ayat dikatakan: siapa yang mengutuk engkau (israel) akan Kukutuk.Siapa yang membenci engkau (israel) akan Kubenci.

    • apit bahasa lo itu ada di injil, dan agama islam itu bkn menunggu isa untuk penghakiman, melainkan untuk pembuktian, dan ia akan berkata SIAPA YANG MENGATAKAN AKU TUHAN, disitu lah akan terbukti kebenaran islam.

    • emang nabi kebanyakan orang israel, tapi perlu diketahui dan anda camkan baik-baik dan anda paham wahai APITSABAR..dahulu, orang israel itu diajak mengenal sesuatu tentang agama yang paling baik, agama yang tauhid, tetapi tidak, tidak, orang israel itu menyatakan tidak,,bayangkan saja nabi Musa orang Israel selama 950 tahun membawa ajaran tauhid kepada orang israel dahulu, tetapi mereka tetap saja kepala batu..kita akui israel bisa dikatakan penguasa bumi sekarang, itu ujian Allah buat mereka, tetapi lihat saja di akhirat kelak,,anak-anak dan orang palestina nanti akan menyaksikan orang yahudi dan israel akan disiksa..

    • mohon maaf, Pak. tidak bisa menjawab karena saya tidak tahu persis.

      Tapi dari pengamatan pribadi, seorang penghafal Qur’an (yang benar) akan sangat takut kepada Alloh SWT, kepribadiannya dan bahasa yang digunakan indah.

      klo yang saya baca, saat ini di Palestina sedang digalakkan camp penghafal Qur’an. Anak-anak dikumpulkan dan didampingi guru yang hafal Qur’an. aktifitasnya ya “hanya” menghafal Qur’an. Insya Alloh akan dilantik 12.000 penghafal Qur’an dalam waktu dekat. Subhanalloh…

      silahkan baca tulisan saya surat dari muslimah palestina

  3. maaf ya mba tika…. ada di salah satu buku ttg agama, yg mengupas ttg pencetak menghafal qur’an….. ini sumber dr negara arab sendiri…. katanya sbnrnya makin kesini mrk makin sedih krn para penghafal alquran itu sbnrnya blm tentu mengerti mksd dr isinya ….mrk khawatir akan fenomena ini….nah di arab sendiri sdh agak khawatir ttg kurikulum spt ini…..agar bisa dimengerti

    • Oh, itu bener banget Botoh. Untuk membedakan mana penghafal Qur’an yang memahami kandungan Al Qur’an dengan yang tidak, kita bisa lihat di kehidupan sehari-harinya. Jika dia seorang penghafal Qur’an yang benar, maka akhlaknya baik dan orangnya cerdas. Karena mereka sangat takut kepada Alloh.

      Sekiranya Kami turunkan Al-Qur’an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Alloh.” (QS. Al Hasyr (59): 21)

      Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): ‘Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.’” (QS. Ali Imron (3): 190-191)

      Ada begitu banyak ayat yang tentang pengetahuan dalam al-Qur’an, diantaranya ayat di atas yang secara tidak langsung mendorong umat Islam untuk cerdas. Mengingat tidak hanya dalam bentuk ritual dzikir. Mengkaji alam semesta juga merupakan salah satu bentuk mengingat Alloh karena hasil penemuan itu semakin membuat kita yakin akan ke-Maha-Sempurnaan Alloh. Itulah mengapa seorang yang sangat paham akan Al-Qur’an akan cerdas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s