Proses Hujan Es dalam Al-Qur’an

Belajar Bekam Gratis dalam Rangka Gerakan 1 Keluarga 1 Tenaga Bekam

Tahapan Terbentuknya  Hujan Es

Arus udara mendorong awan-awan tersebar ke arah atas. Untuk membentuk es ukuran kecil, diperlukan arus udara dengan kecepatan 45 km/jam, ukuran sedang 88 km/jam dan ukuran besar 160 km/jam. Awan-awan tersebut berharmoni, menumpuk satu sama lainnya hingga membentuk seperti gunung (disebut sebagai awan kumulus) yang tingginya mencapai beberapa kilometer di atmosfer, membentuk tetesan-tetesan air.

Benih-benih air yang terkumpul membeku seiring dengan cuaca yang  semakin dingin, turun di bawah 0 derajat. Para ilmuwan mengatakan bahwa proses terbentuknya satu butir es kecil memerlukan waktu sekitar 5-10 menit. Dan 1 butiran es merupakan perpaduan dari ratusan juta benih air. Terkadang, diameter butiran es itu mencapai 15 cm. Butiran es itu ada yang jatuh sampai ke bumi atau lebur oleh arus udara di awan sebelum sampai ke bumi. Para ilmuwan menyatakan bahwa butiran yang larut dalam udara sekitar 40%-70%.

Belakangan, para ilmuwan mengkonfirmasi bahwa arus udara ke atas tidak hanya berfungsi membentuk dingin, tapi juga mendorong puncak tumpukan awan ke lapisan yang troposfer. Itu kemudian menciptakan kondisi yang bepotensi terjadinya petir.

Fakta Ilmiah dari Al-Qur’an

Ayat yang menjelaskan tentang terjadinya hujan es adalah surat An Nuur, ayat 23.

“Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan. ” (QS. An Nuur:43)

Uraian ayat tersebut:

  1. “Tidakkah kalian melihat bahwa Allah mengarak awan” -> isyarat adanya arus udara yang mendorong dan menggiring awak ke arah yang tinggi.
  2. “kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya” -> isyarat tentang dikumpulkannya awan hingga membentuk agregasi awan yang besar.
  3. “kemudian menjadikannya bertindih-tindih” -> isyarat terjadinya awan kumulus.
  4. “maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya -> isyarat terjadinya butiran air hujan dan keluar dari celah-celah awan.
  5. “dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung -> sebuah indikasi terbentuknya awan kumulus dan isyarat tentang adanya sejumlah tempat pertemuan dingin di sejumlah lokasi-lokasi tertentu dari awan, tidak seluruhnya.
  6. “Maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipallingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya -> sebuah tanda tentang sampainya sebagian es ke permukaan bumi dan sebagian lainnya lebur di udara.
  7. “kilauan kilat itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan” -> ini pertanda terjadinya petir dalam kondisi terbentuknya butiran es di awan tadi.

Al-Qur’an telah menjelaskan tentang proses hujan es lebih dari 14 abad yang lalu, jauh sebelum para ilmuwan mengungkapkannya secara ilmiah. Ini membuktikan bahwa Al-Qur’an bukanlah buatan manusia (beberapa menyatakan buatan Rasululloh Muhammad SAW) tapi murni dari Allah SWT. Adakah kitab suci agama lain yang mengungkapkan kejadian ilmiah sedemikian rincinya?

Belajar Bekam Gratis dalam Rangka Gerakan 1 Keluarga 1 Tenaga Bekam

Diadopsi dari majalah Tarbawi, edisi 242 th. 12, 30 Desember 2010, hal 73-74.

3 thoughts on “Proses Hujan Es dalam Al-Qur’an

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s